Inilah Prajurit sungguhan yang pantas ditakuti Seorang Rambo

Posted on November 7, 2010

0



Simo Hayha

Simo Hayha hanyalah seorang petani dan pemburu yang telah melewati masa wajib militer 1 tahunnya. Ketika Uni Soviet menyerang Finlandia di tahun 1939, dia memutuskan untuk membantu kampung halamannya.Karena area perperangan kebanyakan di dalam hutan,Hayha menentukan taktik terbaik adalah dengan bersembunyi di pepohonan ditemani sepucuk senapan dan beberapa kaleng makanan.

“The White Death”, nama yang diberikan oleh tentara Russia ketika mengetahui puluhan pasukan mereka tewas oleh hanya seseorang dengan pakaian kamuflase putih dan sepucuk senapan. Kecemasan mulai melanda pasukan Russia dan misi-misi pun dijalankan hanya untuk membunuh seorang penembak jauh misterius.

Ketika pasukan khusus yang dikirim Russia untuk menghabisi Hayha semua tewas, Russia mengumpulkan sebuah tim counter-snipers untuk mengimbangi kemapanan Hayha dalam menembak jauh (sniper VS sniper). Namun tidak ada satu pun dari mereka yang selamat dari bidikannya. Dalam masa 100 hari, Hayha membunuh 542 prajurit dengan senapannya. selebihnya dia habisi dengan SMG. Total kill-countnya mencapai 705 orang.

Pada akhirnya, tidak ada satupun prajurit Russia yang berani mendekati area-area dimana Hayha diperkirakan bersembunyi. Tentara Russia kemudian melaksanakan carpet-bombing (carpet-bombing= Menjatuhkan ratusan bomb dengan pesawat) di area-area yang diperkirakan sebagai tempat Hayha bersembunyi. Namun Hayha berhasil selamat dari taktik carpet-bombing Russia yang dilancarkan hanya untuk dirinya seorang.

Tanggal 6 Maret 1940, seseorang yang beruntung berhasil menembak Hayha di kepala dengan peluru peledak. Ketika ditemukan dan dibawa kembali ke markas, setengah dari kepala Hayha telah hancur The White Death telah berhasil dihentikan untuk waktu seminggu

Hayha kembali siuman yang mengakibatkan dirinya mengalami trauma “shot-in-the-face syndrome” pada tanggal 13 Maret 1940, hari dimana perang berakhir. “Hayha kemudian melewati masa-masa
tuanya sebagai pemburu dan peternak anjing setelah perang dunia kedua berakhir.

KENAPA RAMBO PANTAS TAKUT:
Hayha menghabisi ratusan prajurit Russia dengan hanya latihan militer tingkat dasar dari masa 1 tahun wajib militernya. Dan dia melakukan semuanya di suhu minus 40 derajat, ditemani sepucuk senapan.

Menurut sumber sebenarnya ada 5 orang yang pantas ditakuti Sang Rambo, tapi org ini kyknya yg paling tangguh.

Berikut ini penjelasan dari Wikipedia mengenai ‘hancurnya’ setengah kepala Hayha,

“Ketika ditemukan dan dibawa kembali ke markas, beberapa prajurit yg membawanya mengatakan sebagian kepalanya menghilang. butuh beberapa tahun untuk pemulihan dari cidera tersebut. peluru itu menembus dari dagunya hingga pipi kirinya. “

Ternyata setengah dari kepalanya itu maksudnya rahang yang menembus pipi kirinya. Semoga membantu.

Posted in: Sejarah