Sang Pengecut Israel Mulai Bingung Hadapi Perjuangan Jihad

Posted on Desember 1, 2010

0





GAZA (Suaramedia) Pertemupuran meletus hingga sebelah timur Tuffah atau Jabal Rais. Bergitu pula dengan Syujaeyah dan bagian timur kota yaitu, Zaitun.   
Pasukan darat Israel menghadapi perlawanan yang hebat dari para pejuang Palestina di Jalur Gaza hingga Israel terpaksa mengerahkan pasukan cadangannya. Pejuang Palestina di Gaza, Hamas dan Jihad Islam mengatakan bahwa mereka telah menyergap pasukan Israel dan sengaja membawa pasukan Israel ke sejumlah zona pertempuran.

Pihak Israel tidak mau menyebutkan berapa pasukan cadangan yang mereka kerahkan untuk mendukung pasukan daratnya di Gaza. Sebelumnya Israel mengklaim telah mengerahkan puluhan ribu pasukan cadangannya untuk menggempur Gaza dari udara, laut dan darat.

Perdana Menteri Israel Ehud Olmert dalam rapat kabinet hari Minggu kemarin mengatakan bahwa militer Israel sudah hampir mencapai tujuan mereka melakukan serangan ke Jalur Gaza. “Israel sudah hampir mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam perang ini,” kata Olmert.

Namun mantan penasehat keamanan nasional Israel, Giroa Eiland mengungkapkan bahwa telah terjadi perdebatan di pemerintahan dan pejabat keamanan Israel soal pernyataan Olmert bahwa Israel sudah hampir mencapai tujuannya mengobarkan perang di Jalur Gaza.

“Pertanyaan pentingnya, bagaimana menyimpulkan dan menyelesaikan misi ini. Sepanjang yang saya pahami, salah satu alasan mengapa opsi militer kemungkinan akan diperpanjang, karena Israel sedang mencari solusi atas situasi yang tengah terjadi,” kata Eiland.

Israel nampaknya terjebak dalam perang yang telah dikobarkannya sendiri. Israel frustasi karena setelah dua minggu lebih membombardir Gaza dengan persenjataan canggih, tetap tidak bisa membungkam perlawanan pejuang Palestina tetapi hanya menimbulkan korban di kalangan warga sipil Palestina yang tak berdosa.

Memasuki pekan ketiga serangan brutal Israel ke Jalur Gaza, jumlah warga Palestina yang gugur syahid mencapai lebih dari 900 orang dan 4.000 orang lainnya luka-luka. 111

(Inilah Senjata Bikin Takut Israe)

 

 

Untuk menghadapi peralatan perang milik Zionis Israel yang serba canggih, HAMAS dengan sayap militernya Brigade Izzuddin Al-Qassam ‘hanya’ mengandalkan senjata-senjata ‘hand made’ hasil modifikasi dari senjata-senjata yang sudah ada. Berikut peralatan tempur yang digunakan HAMAS dalam menyerang Israel :

Roket Al-Qassam

Al-Qassam-1,  pertama kali diluncurkan terhadap sasaran Israel pada bulan Oktober 2001, telah mampu menjangkau jarak 3 kilometer. Pada tahun 2007, Al-Qassam-1 jangkauannya meningkat menjadi sekitar 10 km. Untuk sasaran jarak pendek diproduksi Al-Qassam-2 dengan berat 35 kg (77 lbs), memiliki diameter 115 mm dan berat 8 kg untuk hulu ledaknya, panjang 180 cm , dan mampu menjangkau jarak 6-7 kilometer . Juga diproduksi Qassam-2 yang digunakan untuk sasaran jarak jauh , dengan berat 50 kg (110 lbs), panjang 250 cm (sekitar 8 kaki), memiliki diameter 115 mm dan 8kg untuk hulu ledaknya, dan telah mampu mencapai maksimum jarak 10 km (6 miles) .

 

Hamas juga memproduksi sebuah model roket dengan mesin yang terpisah yang pada dasarnya adalah standar roket jenis Grad. Model mesin terpisah ini, pertama kali diluncurkan pada bulan Juni 2006, dengan berat 40-50 kg, (88-110 pounds), memiliki diameter 115 mm, hulu ledak dengan berat 10 kg, dan dapat menjangkau hingga jarak 10 km.

Al-Qassam-2 telah mampu menyerang masyarakat Israel dan aset-aset strategis Israel di dekat ke Jalur Gaza. Pada tanggal 28 Agustus 2003, Operasi Hamas di Jalur Gaza telah menembakkan roket Al-Qassam-2 ke bagian selatan kota pelabuhan Israel Ashkelon. Roket tersebut  mendarat di dekat tempat pembuatan bir Carlsberg,dan nyaris menghancurkan pusat pembangkit listrik disana.

 

Pada bulan September 2005, Hamas melaporkan mengembangkan roket Al-Qassam dengan jangkauan 16,5 kilometer (10 mil) yang ditembakkan ke Ashkelon dari dari Jalur Gaza.

Pada Januari 2006, laporan media menunjukkan bahwa roket-roket Al-Qassam  telah mampu menjangkau 10-40 kilometer (6-25 mil). Pada bulan Februari dan Maret,  Jihad Islam mengembangkan roket yang berbasis pada roket Al-Qassam dan berhasilmenghancurkan tempat-tempat strategis di Ashkelon.

Pada bulan Juni 2006, Hamas menembakkan roket Al-Qassam  yang dilengkapi dengan dua mesin.

 

Roket Al-Bana Al-Yassin (Roket Anti Tank)

 

Kedua roket ini diproduksi oleh HAMAS yang merupakan modifikasi rudal PG-2 Rusia yang mampu menghancurkan tank Merkava dalam radius 500 meter.

 

Roket Al-Batar

 

Roket anti tank Al-Batar dilengkapi dengan hulu ledak seberat 3,5 kilogram dan memiliki jangkauan lebih dari 3.000 meter (1,86 mil).

Roket Al-Samoud

Roket kaliber 120mm  Al-Samoud  memiliki jangkauan hingga 8 kilometer (4,97 mil). 

 

Rayyan Roket Anti Serangan Udara

 

Pada bulan November 2004, HAMAS telah mengembangkan Rayyan roket anti Serangan Udara pertama di Palestina. Menurut salah satu komandan Brigade Al-Qassam, Nizar Rayan (yang telah syahid), roket ini mampu menjatuhkan helikopter Israel, UAV, dan pesawat-pesawat yang beroperasi di atas Jalur Gaza. Sumber HAMAS mengatakan proyek roket anti Serangan Udara ini didasarkan pada keahlian dan pelatihan yang diberikan oleh Iran dan Hizbullah. Hamas telah berusaha untuk menghasilkan varian dari roket asal Soviet SA-7 – yang digunakan oleh Hizbullah di Lebanon selatan.(fq/erm/aljz/prtv/reuters)   Al Qaeda Serukan jihad fi Sabilillah Serang Israel

 http://www.suaramedia.com 

Posted in: Uncategorized