Tiba-tiba Lenyap, Kemana Kisah “Masjid Ground Zero”?

Posted on Januari 4, 2011

0



NEW YORK (Berita SuaraMedia) – Sebuah cerita yang dibuat-buat menghilang tepat ketika tiba-tiba cerita tersebut meledak ke skema media pada tahun 2010.

Untuk menjadi yakin, Google News adalah sebuah instrumen blak-blakan untuk mengukur volume peliputan pers namun garis waktu bagaimanapun juga membawa begitu banyak keanehan, masih saja tidak dapat dijelaskan ledakan peliputan yang mengelilingi apa yang menjadi terkenal sebagai “Masjid Ground Zero.”

Cerita tersebut non-organik, dengan pembingkaian yang menyesatkan mendorong masuk ke dalam arus utama oleh sebuah blog sayap kanan dan kantor berita New York Post. Hal tersebut berkembang masuk ke dalam obsesi politik musim panas, dan pada akhirnya, masuk ke dalam sebuah masalah pemilihan masa pertengahan. Dan kemudian dengan begitu saja peliputan tersebut menghilang.

Wacaran peliputan media memiliki sedikit hubungan dengan fakta-fakta atas dasar Park Place 49-51 di Manhattan, usulan tempat Masjid tersebut untuk meninjau ulang apa yang terjadi:

Berita tentang usulan pusat komunitas Islam pertama pecah dalam sebuah halaman depan New York Times pada Desember 2009, namun pemberitaan tersebut mengumpulkan sangat sedikit perhatian. Perhatian tersebut benar-benar menerima – termasuk dari Fox News – sambutan positif. Kemudian pada bulan Mei, ketika proyek tersebut menghadapi beberapa hambatan birokrasi lokal, bloger anti-Muslim Pamela Geller memasukkan peliputannya tentang apa yang ia sebuah dengan “Masjid Monster” dari “Kematian dan Kehancuran”. New York Post mengadopsi perspektif Geller tentang proyek tersebut: bahwa proyek tersebut adalah sesuatu yang ditakuti dan dikalahkan.

Puncak pertama dalam peliputan tersebut datang ketika sebuah gelombang tokoh-tokoh Republikan nasional masuk ke dalamnya. Rudy Giuliani, Newt Gingrich, dan Tim Pawlenty, setiap tokoh tersebut mengambil kesempatan pada proyek tersebut dan para penyelenggaranya. Sarah Palin membawa hal ini ke dalam Twitter untuk meminta “Muslim damai” untuk “dimohon menolak.”

Sementara itu, usulan pusat komunitas tersebut telah mendapatkan semua persetujuan peraturan yang diperlukan – walapun ada pertanyaan serius tentang apakah para penyelenggara dapat menggalang dana untuk menjadikan proyek tersebut kenyataan.

Lagi-lagi, hal yang sangat kecil tentang proyek itu sendiri membentuk peliputan media. Ada distorsi yang pada titik ini, dikenal dengan baik sebagai: Sebuah Masjid hanyalah sebuah bagian kecil dari usulan pusat tersebut; tempat tersebut bukanlah berada di ground zero melainkan beberapa blok jauhnya; para penyelenggara telah mengoperasikan sebuah Masjid progresif di sebuah lingkungan di dekat daerah tersebut selama bertahun-tahun; tidak ada hubungan terorisme; pimpinan penyelenggara, Imam Faisal Abdul Rauf pada faktanya bekerja sama dengan keduanya, pemerintahan Bush dan Obama mempromosikan AS di dunia Muslim.

Puncak kedua dalam peliputan tersebut masuk pada pertengahan Agustus ketika Presiden Obama menimbang pada sebuah konferensi pers, menyatakan kebebasan beragama. Komentar-komentar tersebut memberikan reporter politik sebuah alasan untuk tetap menulis cerita tersebut selama berminggu-minggu.

Namun kemudian, setelah sebuah hembusan terakhir pada bulan Oktober dalam pemilihan (termasuk beberapa iklan kampanye anti-Masjid yang paling diingat), semua cerita tersebut menghilang. Apa yang berubah? Nah, sebenarnya tidak beradasarkan apa-apa. Para penyelenggara belum mengubah rencana mereka. Penggalangan dana masih berlanjut.

Tidak ada sedikitpun penjelasan untuk mengapa sebuah cerita berita besar tersebut menghilang. Namun diberikan garis waktu di sini, nampaknya kemungkinan bahwa kalender pemilihan memainkan sebuah peranan. Republikan nasional yang menggunakan Park51 sebagai sebuah pemukul gada terhadap Demokrat tiba-tiba kurang tertarik dalam membicarakan proyek tersebut setelah pemilihan tersebut. Dan lagi pula, tiba-tiba ada tindakan di dalam Kongres lagi setelah 2 November dan para analis politik mengubah fokus mereka pada apa yang Washington akan mirip dengan sebuah mayoritas Perwakilan Republikan pada tahun 2011.

Media juga memutuskan bahwa sebuah usulan pusat komunitas Islam di Manhattan tidak mendapatkan peliputan sehari-hari. Melihat ke belakang lagi sekarang, hal ini cukup merupakan bukti dari sebuah cerita yang dibuat-buat ketika peliputan tentang beritu tersebut memuncak dan kemudian menghilang, bahkan tidak ada yang secara fundamental berubah.

Pada tahun 2011, cerita “Masjid Ground Zero” kemungkinan akan tetap tinggal – namun terutama pada Fox News dan blog Pamela Geller. Tidak mungkin bahwa orang lain akan memberikan perhatian lebih banyak lagi.

Justin Eliot adalah seorang reporter kantor berita Salon. (ppt/sln) www.suaramedia.com

Posted in: Uncategorized